Sabtu, 28 Februari 2026
# Mantapkan Transformasi Layanan PAUD, HIMPAUDI Lamongan
Gelar Rakerda II di Jogjakarta
**JOGJAKARTA –** Semangat pembaharuan dan penguatan layanan
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkobar dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II
Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini
Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lamongan. Mengusung tema strategis
"**Sinergi HIMPAUDI Kabupaten Lamongan Untuk Transformasi Layanan PAUD
Yang Berkelanjutan**", kegiatan dua hari ini digelar dengan khidmat di Hotel
Burza, Jogjakarta, pada 11-12 Februari 2026.
Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi Rakerda sarat makna, yaitu sebagai upaya "nyekar" ilmu dan menimba inspirasi dari kota yang identik dengan budaya dan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus daerah, pengurus kecamatan Ketua PC, serta penasehat HIMPAUDI dan perwakilan dari IPI Kabupaten Lamongan.
Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Lamongan, Ibu Siti Asyiyah, S.Pd., S.Sn., dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa sinergi adalah kata kunci
utama untuk mewujudkan transformasi layanan PAUD yang tidak hanya bersifat
sesaat, namun berkelanjutan.
"Tema yang kita usung kali ini bukan sekadar slogan.
'Sinergi' berarti kita harus bergandengan tangan, tidak berjalan
sendiri-sendiri. Sementara 'transformasi berkelanjutan' adalah cita-cita kita
agar layanan PAUD di Lamongan terus meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu,
menjangkau seluruh anak tanpa terkecuali, dan beradaptasi dengan tantangan
zaman. Rakerda di Jogja ini adalah langkah awal kita untuk menyatukan visi dan
strategi," ujar Ibu Siti Asyiyah di hadapan puluhan peserta, Selasa
(11/2/2026).
Sabtu, 31 Januari 2026
**BERITA LIPUTAN KHUSUS**
**DINAS PENDIDIKAN KAB. LAMONGAN GELAR WORKSHOP REVOLUSIONER: INTEGRASI KODING DAN PENDIDIKAN INKLUSI UNTUK GURU PAUD**
**LAMONGAN** – Dalam upaya mewujudkan generasi masa depan yang tangguh, kreatif, dan berempati sejak dini, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, bekerjasama dengan HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA setempat, menyelenggarakan kegiatan monumental: “Applied Workshop Integrasi Koding dan Pendidikan Inklusi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)”. Workshop intensif selama 10 hari, dari 12 hingga 21 Januari 2026 ini, digelar di dua lokasi strategis: Aula KPRI Handayani dan Auditorium Budi Utomo, Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).
**Menyiapkan Anak Didik di Era Digital dengan Pendekatan Setara**
Ketua HIMPAUDI Kabupaten Lamongan, Ibu Siti Asyiyah, S.Pd.S.Sn.
, menambahkan bahwa semangat inklusi harus dimulai dari PAUD. “Inklusi bukan sekadar program, tapi filosofi penerimaan. Dengan mengintegrasikannya dengan keterampilan masa depan seperti koding, kami ingin membangun fondasi yang kuat: anak-anak yang tidak hanya cerdas secara teknologi tetapi juga memiliki hati yang lapang dan mampu bekerjasama dalam keberagaman.”
**Metode Belajar Sambil Bermain yang Menarik dan Adaptif**
Selama sepuluh hari, peserta tidak hanya mendapatkan teori. Kak Fafa mendemonstrasikan bagaimana konsep pemrograman dasar seperti algoritma, logika, dan sequencing dapat diajarkan melalui permainan fisik, cerita, dan alat peraga sederhana seperti kartu bergambar dan balok. “Koding untuk PAUD bukan tentang layar komputer atau bahasa rumit. Ini tentang melatih cara berpikir terstruktur, pemecahan masalah, dan kreativitas. Ini bisa diterapkan untuk semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dengan modifikasi yang tepat,” jelas Kak Fafa antusias.
Materi dari dr. Catur melengkapi dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK) seperti anak dengan disleksia, ADHD, spektrum autisme, dan hambatan fisik. Dr. Catur mengajarkan cara mengidentifikasi tanda dini, teknik komunikasi efektif, serta strategi modifikasi aktivitas coding agar dapat diakses dan dinikmati oleh semua anak. “Kuncinya adalah memahami, bukan melabeli. Ketika guru memahami ‘mengapa’ seorang anak bertindak, maka ‘bagaimana’ mengajarnya akan menemukan jalan. Setiap anak bisa belajar coding dengan caranya sendiri,” tegas dr. Catur.
Peserta workshop, seperti Bu Desi dari salah satu peseta Kecamatan Modo, mengaku sangat terbantu. “Selama ini saya bingung bagaimana mengenalkan logika dan juga menangani anak yang sangat aktif atau yang sulit fokus. Di sini saya dapat ‘toolkit’ lengkap: permainan coding yang seru dan sekaligus cara memodifikasinya sesuai kebutuhan anak didik. Sangat aplikatif!”
**Komitmen Berkelanjutan untuk PAUD Lamongan yang Unggul dan Ramah**
Workshop ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan ilmu yang didapat langsung di satuan pendidikan masing-masing. Dinas Pendidikan Kab. Lamongan juga berencana melakukan pendampingan lanjutan dan monitoring untuk memastikan dampak nyata dari pelatihan ini.
“Ini adalah langkah awal yang signifikan. Ke depan, kami akan kembangkan model pembelajaran integratif ini menjadi modul baku yang bisa digunakan seluruh PAUD di Lamongan. Target kita, Lamongan menjadi pelopor PAUD inklusif yang melek teknologi dan berkarakter,” tutup Kepala Bidang PAUD dan PNF, Dinas Pendidikan Kab. Lamongan.
Dengan diselenggarakannya workshop ini, Kabupaten Lamongan menunjukkan visi yang progresif dalam membangun pendidikan anak usia dini yang tidak hanya menyiapkan anak menghadapi masa depan digital, tetapi juga membentuk mereka menjadi manusia yang inklusif, toleran, dan siap hidup berdampingan dalam segala perbedaan.
Rabu, 31 Desember 2025
**HIMPAUDI LAMONGAN GELAR RAPAT RUTIN DAN PERINGATI HARI IBU 2025 DENGAN SEMANGAT KOLABORASI**
**LAMONGAN, 24 Desember 2025** – Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lamongan sukses menggelar dua acara penting dalam satu momentum: Rapat Rutin bersama Pengurus Cabang se-Kabupaten Lamongan dan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Gedung TBK, Kecamatan Laren, ini dihadiri puluhan pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan sekaligus Bunda PAUD Kec. Laren dan Bunda PAUD Desa se Kecamatan Laren.
"Rapat hari ini sangat strategis untuk menyelaraskan visi dan aksi kita di tingkat daerah dan cabang. Kolaborasi yang solid antar tingkat kepengurusan adalah kunci untuk memajukan PAUD di Lamongan," ujar Ketua HIMPAUDI Kabupaten Lamongan dalam sambutannya.
Usai sesi rapat, atmosfer berubah meriah dengan dimulainya acara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025. Momentum ini dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap peran ganda para perempuan, khususnya ibu-ibu pendidik PAUD yang tidak hanya berperan di ranah domestik tetapi juga sebagai ujung tombak pembangunan karakter anak usia dini.
Acara peringatan diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat makna, antara lain pembacaan puisi bertema keibuandan pendidikan anak, penyerahan penghargaan simbolis kepada beberapa pendidik PAUD berprestasi (apresiasi) lomba video inspiratif cerita yang bertema "Peranku Jadi Ibu dan Jadi Guru" , serta tausiyah ringan yang mengangkat nilai-nilai keteladanan seorang ibu dari Ibu Yulis selaku Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kab. Lamongan. Tidak ketinggalan, seluruh peserta menyanyikan lagu "Kasih Ibu" bersama-sama, menciptakan suasana yang haru dan penuh kekeluargaan.
"Kita semua adalah ibu, baik di rumah maupun di sekolah PAUD. Merayakan Hari Ibu adalah mengingatkan kita pada tanggung jawab besar untuk mendidik dengan kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan, sebagaimana seorang ibu kepada anaknya," tutur salah satu pengurus cabang yang hadir.
Kombinasi antara rapat kerja yang serius dan peringatan yang penuh kehangatan ini mendapat apresiasi dari para peserta. Serta diakhiri dengan tukar kado sederhana dari seluruh peserta rapat. Mereka menilai acara ini tidak hanya memperkuat jaringan organisasi tetapi juga merekatkan ikatan emosional antar pengurus.
"Acara seperti ini membangkitkan semangat kami. Dari rapat, kami dapat arahan yang jelas. Dari peringatan Hari Ibu, kami diingatkan kembali akan esensi profesi kami yang penuh kasih. Luar biasa," ungkap Ibu Ida, Pengurus sekaligus Ketua
HIMPAUDI Kecamatan Laren.
Dengan ditutupnya acara ini, HIMPAUDI Kabupaten Lamongan berharap dapat memulai tahun 2026 dengan langkah yang lebih kompak, inovatif, dan penuh dedikasi untuk terus berkontribusi pada perkembangan anak usia dini di Bumi Lamongan.

















.png)



