Sabtu, 28 Februari 2026



---

**Rakerwil III HIMPAUDI Jawa Timur di Kediri:**
**Menyiapkan Pemimpin yang Transformatif dan Adaptif untuk PAUD Bermartabat**

**KEDIRI –** Pengurus Wilayah Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) III yang berlangsung selama dua hari, 13 hingga 14 Februari 2026. Mengusung tema *"Mewujudkan Kepemimpinan HIMPAUDI yang Transformatif dan Adaptif"*, kegiatan yang berlangsung di Hotel Insumos, Kota Kediri ini menjadi momentum strategis bagi organisasi untuk memperkuat fondasi pendidikan anak usia dini di Jawa Timur.


Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pembukaan acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah, perwakilan pengurus kabupaten/kota se-Jawa Timur, serta para mitra strategis bidang pendidikan. Tema besar yang diangkat kali ini merupakan respons terhadap dinamika zaman yang terus berubah, menuntut para pengelola dan pendidik PAUD untuk tidak hanya gesit (adaptif), namun juga mampu menjadi agen perubahan (transformatif) di lingkungannya masing-masing.

**Membangun Visi, Menyusun Strategi**

Ketua Panitia Pelaksana, dalam laporannya, menyampaikan bahwa Rakerwil III ini merupakan agenda tertinggi di tingkat wilayah untuk mengevaluasi program kerja yang telah berjalan sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

"Rakerwil ini adalah wadah untuk menyatukan persepsi dan menyusun program kerja yang visioner. Dengan tema transformatif dan adaptif, kami ingin memastikan bahwa HIMPAUDI Jatim tidak hanya menjadi organisasi profesi, tetapi juga pelopor dalam mencetak generasi emas Indonesia," ujarnya.

**Pemimpin yang Visioner dan Responsif Perubahan**

Dalam sambutan sekaligus arahan kebijakannya, Ketua PW HIMPAUDI Jawa Timur menegaskan bahwa kepemimpinan yang transformatif adalah kunci untuk menjawab tantangan pendidikan di masa depan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk berani keluar dari zona nyaman, berinovasi dalam metode pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan dunia usaha.

"Seorang pemimpin PAUD harus adaptif terhadap teknologi dan kebijakan baru, namun tetap transformatif dalam mempertahankan nilai-nilai esensial pendidikan karakter. Kita harus mampu membaca peluang dan menjawab tantangan, agar PAUD di Jawa Timur semakin maju dan merata kualitasnya," tegasnya.

**Rangkaian Kegiatan dan Hasil yang Diharapkan**

Selama dua hari pelaksanaan, forum Rakerwil III ini diisi dengan serangkaian agenda penting, antara lain:
1.  **Pleno I dan II:** Pembahasan dan pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus serta evaluasi program kerja.
2.  **Focus Group Discussion (FGD):** Perumusan program unggulan di bidang organisasi, peningkatan kompetensi pendidik, advokasi kebijakan, serta kemitraan.
3.  **Penyusunan Rencana Kerja (Renja):** Menetapkan program prioritas untuk periode 2026-2027 yang selaras dengan tema kepemimpinan transformatif.
4.  **Penandatanganan Komitmen Bersama:** Seluruh peserta berkomitmen untuk mengimplementasikan hasil-hasil raker di daerahnya masing-masing.

Kegiatan hari pertama ditutup dengan sesi ramah tamah yang bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar pengurus dari berbagai daerah. Sementara itu, puncak acara pada hari kedua dijadwalkan akan diisi dengan pengumuman program unggulan serta penutupan resmi oleh jajaran pengurus wilayah.

Dengan digelarnya Rakerwil III ini, HIMPAUDI PW Jatim optimis dapat melahirkan program-program kerja yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan zaman, dan mampu meningkatkan kualitas layanan PAUD di seluruh Jawa Timur. Hotel Insumos Kediri, untuk sementara waktu, telah menjadi saksi bisu lahirnya gagasan-gagasan besar untuk masa depan anak bangsa.

**(Tim Humas HIMPAUDI PW Jatim)**






 



# Mantapkan Transformasi Layanan PAUD, HIMPAUDI Lamongan Gelar Rakerda II di Jogjakarta

 

**JOGJAKARTA –** Semangat pembaharuan dan penguatan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berkobar dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lamongan. Mengusung tema strategis "**Sinergi HIMPAUDI Kabupaten Lamongan Untuk Transformasi Layanan PAUD Yang Berkelanjutan**", kegiatan dua hari ini digelar dengan khidmat di Hotel Burza, Jogjakarta, pada 11-12 Februari 2026.



 

Pemilihan Yogyakarta sebagai lokasi Rakerda sarat makna, yaitu sebagai upaya "nyekar" ilmu dan menimba inspirasi dari kota yang identik dengan budaya dan pendidikan. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pengurus daerah, pengurus kecamatan Ketua PC, serta penasehat HIMPAUDI dan perwakilan dari IPI Kabupaten Lamongan.


Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Lamongan, Ibu Siti Asyiyah, S.Pd., S.Sn., dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa sinergi adalah kata kunci utama untuk mewujudkan transformasi layanan PAUD yang tidak hanya bersifat sesaat, namun berkelanjutan.

 

"Tema yang kita usung kali ini bukan sekadar slogan. 'Sinergi' berarti kita harus bergandengan tangan, tidak berjalan sendiri-sendiri. Sementara 'transformasi berkelanjutan' adalah cita-cita kita agar layanan PAUD di Lamongan terus meningkat kualitasnya dari waktu ke waktu, menjangkau seluruh anak tanpa terkecuali, dan beradaptasi dengan tantangan zaman. Rakerda di Jogja ini adalah langkah awal kita untuk menyatukan visi dan strategi," ujar Ibu Siti Asyiyah di hadapan puluhan peserta, Selasa (11/2/2026).




 

Sabtu, 31 Januari 2026

 **BERITA LIPUTAN KHUSUS**


**DINAS PENDIDIKAN KAB. LAMONGAN GELAR WORKSHOP REVOLUSIONER: INTEGRASI KODING DAN PENDIDIKAN INKLUSI UNTUK GURU PAUD**


**LAMONGAN** – Dalam upaya mewujudkan generasi masa depan yang tangguh, kreatif, dan berempati sejak dini, Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, bekerjasama dengan HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA setempat, menyelenggarakan kegiatan monumental: “Applied Workshop Integrasi Koding dan Pendidikan Inklusi pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)”. Workshop intensif selama 10 hari, dari 12 hingga 21 Januari 2026 ini, digelar di dua lokasi strategis: Aula KPRI Handayani dan Auditorium Budi Utomo, Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA).



Kegiatan yang diikuti oleh ratusan guru, pendamping, dan pengelola PAUD se-Kabupaten Lamongan ini menghadirkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Fafa Ahfar, S.Pd., yang akrab disapa Kak Fafa, seorang praktisi guru konten kreator dengan mengajarkan coding untuk anak, membawakan materi coding. Sementara itu, pendekatan inklusi dan aspek perkembangan anak dibawakan secara gamblang oleh dr. Catur, spesialis jiwa yang banyak berkecimpung dalam pendidikan inklusif.


**Menyiapkan Anak Didik di Era Digital dengan Pendekatan Setara**




Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Drs.Shodiqin M.Pd. yang diwakili oleh Bapak Sekdin , dalam sambutan pembukaan  menekankan pentingnya inovasi dalam pembelajaran. “Era ini menuntut anak tidak hanya sebagai konsumen teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta. Di sisi lain, tugas kita sebagai pendidik adalah memastikan setiap anak, dengan latar belakang dan kemampuan yang beragam, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Workshop ini adalah jawaban konkret untuk dua tantangan besar tersebut,” ujarnya.




Ketua HIMPAUDI Kabupaten Lamongan, Ibu Siti Asyiyah, S.Pd.S.Sn.
, menambahkan bahwa semangat inklusi harus dimulai dari PAUD. “Inklusi bukan sekadar program, tapi filosofi penerimaan. Dengan mengintegrasikannya dengan keterampilan masa depan seperti koding, kami ingin membangun fondasi yang kuat: anak-anak yang tidak hanya cerdas secara teknologi tetapi juga memiliki hati yang lapang dan mampu bekerjasama dalam keberagaman.”


**Metode Belajar Sambil Bermain yang Menarik dan Adaptif**


Selama sepuluh hari, peserta tidak hanya mendapatkan teori. Kak Fafa mendemonstrasikan bagaimana konsep pemrograman dasar seperti algoritma, logika, dan sequencing dapat diajarkan melalui permainan fisik, cerita, dan alat peraga sederhana seperti kartu bergambar dan balok. “Koding untuk PAUD bukan tentang layar komputer atau bahasa rumit. Ini tentang melatih cara berpikir terstruktur, pemecahan masalah, dan kreativitas. Ini bisa diterapkan untuk semua anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, dengan modifikasi yang tepat,” jelas Kak Fafa antusias.




Materi dari dr. Catur melengkapi dengan pemahaman mendalam tentang karakteristik anak berkebutuhan khusus (ABK) seperti anak dengan disleksia, ADHD, spektrum autisme, dan hambatan fisik. Dr. Catur mengajarkan cara mengidentifikasi tanda dini, teknik komunikasi efektif, serta strategi modifikasi aktivitas coding agar dapat diakses dan dinikmati oleh semua anak. “Kuncinya adalah memahami, bukan melabeli. Ketika guru memahami ‘mengapa’ seorang anak bertindak, maka ‘bagaimana’ mengajarnya akan menemukan jalan. Setiap anak bisa belajar coding dengan caranya sendiri,” tegas dr. Catur.



Peserta workshop, seperti Bu Desi dari salah satu peseta Kecamatan Modo, mengaku sangat terbantu. “Selama ini saya bingung bagaimana mengenalkan logika dan juga menangani anak yang sangat aktif atau yang sulit fokus. Di sini saya dapat ‘toolkit’ lengkap: permainan coding yang seru dan sekaligus cara memodifikasinya sesuai kebutuhan anak didik. Sangat aplikatif!”




**Komitmen Berkelanjutan untuk PAUD Lamongan yang Unggul dan Ramah**



Workshop ini ditutup dengan komitmen bersama untuk menerapkan ilmu yang didapat langsung di satuan pendidikan masing-masing. Dinas Pendidikan Kab. Lamongan juga berencana melakukan pendampingan lanjutan dan monitoring untuk memastikan dampak nyata dari pelatihan ini.



“Ini adalah langkah awal yang signifikan. Ke depan, kami akan kembangkan model pembelajaran integratif ini menjadi modul baku yang bisa digunakan seluruh PAUD di Lamongan. Target kita, Lamongan menjadi pelopor PAUD inklusif yang melek teknologi dan berkarakter,” tutup Kepala Bidang PAUD dan PNF, Dinas Pendidikan Kab. Lamongan.



Dengan diselenggarakannya workshop ini, Kabupaten Lamongan menunjukkan visi yang progresif dalam membangun pendidikan anak usia dini yang tidak hanya menyiapkan anak menghadapi masa depan digital, tetapi juga membentuk mereka menjadi manusia yang inklusif, toleran, dan siap hidup berdampingan dalam segala perbedaan.

Rabu, 31 Desember 2025

 **HIMPAUDI LAMONGAN GELAR RAPAT RUTIN DAN PERINGATI HARI IBU 2025 DENGAN SEMANGAT KOLABORASI**


**LAMONGAN, 24 Desember 2025** – Pengurus Daerah Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Lamongan sukses menggelar dua acara penting dalam satu momentum: Rapat Rutin bersama Pengurus Cabang se-Kabupaten Lamongan dan Peringatan Hari Ibu ke-97 Tahun 2025. Acara yang berlangsung di Gedung TBK, Kecamatan Laren, ini dihadiri puluhan pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan sekaligus Bunda PAUD Kec. Laren dan Bunda PAUD Desa se Kecamatan Laren.



Pertemuan diawali dengan rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ketua HIMPAUDI Kabupaten Lamongan. Agenda utama membahas evaluasi program kerja tahun 2025, persiapan menghadapi tahun 2026, serta peningkatan kualitas layanan PAUD di seluruh wilayah Lamongan. Beberapa poin krusial yang mengemuka antara lain peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, standardisasi sarana prasarana PAUD, dan sinergi dengan Dinas Pendidikan dalam mendukung program "Lamongan Cerdas".



"Rapat hari ini sangat strategis untuk menyelaraskan visi dan aksi kita di tingkat daerah dan cabang. Kolaborasi yang solid antar tingkat kepengurusan adalah kunci untuk memajukan PAUD di Lamongan," ujar Ketua HIMPAUDI Kabupaten Lamongan dalam sambutannya.

Usai sesi rapat, atmosfer berubah meriah dengan dimulainya acara Peringatan Hari Ibu Tahun 2025. Momentum ini dimaknai sebagai bentuk apresiasi terhadap peran ganda para perempuan, khususnya ibu-ibu pendidik PAUD yang tidak hanya berperan di ranah domestik tetapi juga sebagai ujung tombak pembangunan karakter anak usia dini.

Acara peringatan diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat makna, antara lain pembacaan puisi bertema keibuandan pendidikan anak, penyerahan penghargaan simbolis kepada beberapa pendidik PAUD berprestasi (apresiasi) lomba video inspiratif cerita yang bertema "Peranku Jadi Ibu dan Jadi Guru" , serta tausiyah ringan yang mengangkat nilai-nilai keteladanan seorang ibu dari Ibu Yulis selaku Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kab. Lamongan. Tidak ketinggalan, seluruh peserta menyanyikan lagu "Kasih Ibu" bersama-sama, menciptakan suasana yang haru dan penuh kekeluargaan.

"Kita semua adalah ibu, baik di rumah maupun di sekolah PAUD. Merayakan Hari Ibu adalah mengingatkan kita pada tanggung jawab besar untuk mendidik dengan kasih sayang, kesabaran, dan keteladanan, sebagaimana seorang ibu kepada anaknya," tutur salah satu pengurus cabang yang hadir.


Kombinasi antara rapat kerja yang serius dan peringatan yang penuh kehangatan ini mendapat apresiasi dari para peserta. Serta diakhiri dengan tukar kado sederhana dari seluruh peserta rapat. Mereka menilai acara ini tidak hanya memperkuat jaringan organisasi tetapi juga merekatkan ikatan emosional antar pengurus.

"Acara seperti ini membangkitkan semangat kami. Dari rapat, kami dapat arahan yang jelas. Dari peringatan Hari Ibu, kami diingatkan kembali akan esensi profesi kami yang penuh kasih. Luar biasa," ungkap Ibu Ida, Pengurus sekaligus Ketua
HIMPAUDI Kecamatan Laren.

Dengan ditutupnya acara ini, HIMPAUDI Kabupaten Lamongan berharap dapat memulai tahun 2026 dengan langkah yang lebih kompak, inovatif, dan penuh dedikasi untuk terus berkontribusi pada perkembangan anak usia dini di Bumi Lamongan.

Sabtu, 15 November 2025



Pada momentum Hari Pahlawan 10 November 2025 ini, HIMPAUDI Kabupaten Lamongan mengajak seluruh pendidik PAUD untuk meneladani semangat para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi masa depan bangsa. Dengan jiwa rela berkorban, keberanian, dan cinta tanah air, para pejuang mengajarkan kepada kita arti keteguhan hati dalam membentuk generasi emas sejak usia dini. Melalui layanan PAUD yang berkualitas, penuh kasih, dan berkeadilan, mari kita teruskan estafet perjuangan itu dengan menghadirkan pendidikan yang memerdekakan, membangun karakter, serta menumbuhkan nilai kebangsaan pada anak-anak kita. Semoga semangat kepahlawanan selalu menyala di setiap langkah pengabdian kita bagi anak, keluarga, dan bangsa. HIMPAUDI JAYA!!!








 

Kamis, 13 November 2025


 

Pertemuan Rutin HIMPAUDI Kabupaten Lamongan 27 Oktober 2025
 di Ruang Pertemuan HIMPAUDI Kantor Korwil Kecamatan Lamongan





Rabu, 29 Oktober 2025

 

"Penyaluran Bansos korban bencana angin puting beliung dari 

Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Lamongan 

kepada Lembaga SPS Bintang Kecamatan Ngimbang dan KB Nurul Hidayah Kecamatan Sambeng.

Lamongan, 9-10 Oktober 2025.